Sabtu, 25 April 2015

PELAKU EKONOMI DAN PERANANNYA DALAM ILMU EKONOMI


Saya akan menjelaskan dan menyebutkan pelaku pelaku ekonomi mikro. Ada 3 pelaku ekonomi mikro yaitu:
           1.    Rumah Tangga Keluarga
Rumah tangga keluarga adalah pelku ekonomi yang terdiri atas ayah,ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya. Rumah tangga keluarga adalah pemilik berbagai faktor produksi, antara lain: tenaga kerja dan barang-barang modal. Faktor-faktor produksi tersebut akan ditawarkan kepada perusahaan, sehingga rumah tangga memperoleh penghasilan.

           2.    Perusahaan
Perusahaan adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga perusahaan meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi. Kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan adalah kegiatan produksi (menghasilkan barang). Hal ini juga sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan adalah pelaku ekonomi yang berperan sebagai produsen.

            3.    Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memanjukan kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi  tersebut terbaas, dalam mengembangkan usahanya koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota maka koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkindan mengikuti prinsip-prinsip ekonomi dan kaidah-kaidah ekonomi.

4.  Masyarakat (Ekspor dan Import)
 Dalam hal ini, yang dimaksud dengan masyarakat adalah masyarakat luar negeri. Dalam konsep ini, terdapat transaksi perdagangan internasional yang melibatkan masyarakat luar negeri. Transaksi luar negeri tidak hanya berupa transaksi perdagangan, namun juga berhubungan dengan penanaman modal asing, tukar menukar tenaga kerja, serta pemberian pinjaman.Hubungan perdagangan internasional ataupun kontak dengan masyarakat luar negeri angat diperlukan, karena pada dasarnya setiap Negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya hanya dari sumber daya dari negara itu sendiri saja. Diperlukan sumber daya yang dihasilkan oleh Negara lain, yang mana sumber daya tersebut tidak dihasilkan oleh Negara konsumsen.Masyarakat luar negeri juga dapat melakukan kegiatan ekonomi berupa kegiatan konsumsi dan kegiatan produksi. Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri, akan tampak pada aktivitas berikut ini:

- Membeli barang-barang yang tidak diproduksi oleh masyarakat dalam negeri.
- Menggunakan fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh negara, seperti bandara, stasiun, pasar, dan sebagainya.
- Menikmati objek-objek wisata negara lain seperti pegunungan, pantai dan sebagainya.
- Menggunakan tenaga kerja-tenaga kerja dari negara lain.

Masyarakat juga melakukan kegiatan produksi. Kegiatannya akan tampak pada aktivitas berikut ini:

- Masyarakat luar negeri menghasilkan barang yang tidak diproduksi oleh negara lain.
- Melakukan penanaman modal di negara lain.
- Melakukan penanaman modal di negara lain.
- Mengirimkan tenaga kerja dan tenaga ahli ke negara-negara yang membutuhkan.

Dari kegiatan diatas, masyarakat luar negeri dapat memberikan pengaruh dalam kegiatan ekonomi suatu Negara.

Berikut ini beberapa peran masyarakat luar negeri dalam kegiatan ekonomi:
- Melalui kegiatan perdagangan (kegiatan ekspor impor) dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Negara bersangkutan.
- Dalam hal pertukaran tenaga kerja antar negara dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja itu sendii, sehingga barang atau jasa yang dihasilkan berkualitas tinggi
- Membuka lapangan kerja.
- Meningkatkan devisa.
 Pelaku ekonomi mikro dan peranannya:

1. Perusahaan Negara / Pemerintah (BUMN)

Pemerintah sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi. Sebagai pelaku ekonomi, pemerintah melakukan kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi.

a. Kegiatan Produksi

Sebagai pelaku kegiatan produksi, pemerintah mendirikan perusahaan negara atau disebut dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BUMN sudah berperan dan berkontribusi positif  bagi perekonomian Indonesia. BUMN juga turun berperan menghasilkan barang dan jasa bagi kesejahteraan rakyat serta berperan besar dalam sistem ekonomi kerakyatan. Pemerintah mendirikan BUMN dalam rangka untuk mengelola cabang prosuksi serta sumber kekayaan alam yang sifatnya strategis dan menyangkut hajat hidup banyak orang.
Contohnya, PT KAI, PT Pos Indonesia, PT PLN, dan PT Dirgantara. Peran BUMN dalam sisduksi yang menyangkut hajat hidup banyak orang.
Mengelola Air, bumi, serta sumber daya alam yang terkandung di dalamnya dengan efektif dan efisien.
Penunjang kebijakan pemerintah di bidang ekonomi.
Penyedia lapangan pekerjaan untuk masyarakat sehingga dapat mengurangi pengangguran.     

b. Kegiatan Konsumsi

Pemerintah juga melakukan kegiatan ekonomi disebabkan pemerintah juga memerlukan barang dan jasa dalam pelaksanaan tugasnya. Contoh-contoh kegiatan konsumsi
pemerintah adalah keperluan administrasi, konsumsi kepegawaian, dan lain sebagainya.

c. Kegiatan Distribusi

Kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah, misalnya seperti penyaluran sembilan bahan pokok melalui BULOG. Distribusi ini tidak boleh tersendat, apabila tidak lancar, akan menimbulkan kelangkaan barang, harga barang yang tinggi.

2. Swasta (BUMS)

BUMS juga merupakan salah satu pelaku ekonomi di Indonesia.
BUMS memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarmya. Pendirian BUMS adalah untuk mengelola sumber saya alam di Indonesia. Namun tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945 dan peraturan pemerintah. Peran BUMS salah satunya ialah untuk membantu peningkatan produksi nasional, mengurangi pengangguran, pemerataan pembangunan, dan meningkatkan pendapatan negara melalui pajak.

3. Koperasi

Koperasi merupakan badan usaha yang berbadan hukum yang pelaksanaannya berlandaskan kekeluargaan. Koperasi adalah pembangun perekonomian kerakyatan Indonesia sesuai UUD 1945. Tujuan koperasi ialah untuk menyejahterakan anggota koperasi pada khususnya serta masyarakat luas pada umumnya.
Fungsi dan peran koperasi adalah untuk membangun serta mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota. Selain itu juga turut serta dalam meningkatkan kualitas hidup manusia. Koperasi juga menjadi soko guru perekonomian Indonesia yang menjadi penguat dan pengokoh perekonomian rakyat.

Sistem ekonomi yang cocok diterapkan di Indonesia adalah sistem ekonomi campuran. 
Karena, sistem ekonomi campuran biasanya banyak diterapkan di negara-negara berkembang. Sistem ekonomi campuran juga bersifat kerakyatan dengan persaingan yang terkendali. Indonesia adalah negara yang masih sedang berkembang, kegagalan pasar masih sering terjadi yang dapat disebabkan oleh kurang meratanya informasi dan aksesibilitas terhadap sarana transportasi dan komunikasi. Apabila ekonomi diserahkan ke pasar sepenuhnya, maka akan terjadi kegagalan pasar yang akan membuat perekonomian menjadi buruk. Masalah ekonomi seperti Inflasi dan pengangguran yang tinggi bisa muncul dan menyebakan pertumbuhan ekonomi yang rendah dan akhirnya akan terjadi kemiskinan. Peran pemerintah diperlukan dalam mengatur pasar, seperti menetapkan Ceilling Price dan Floor Price, atau membuat Lembaga pengaturan pasar seperti BULOG.



sumber:
https://www.google.co.id/search?biw=1366&bih=643&noj=1&q=PELAKU+EKONOMI+MAKRO&oq=PELAKU+EKONOMI+MAKRO&gs_l=serp.3...6677831.6744266.0.6744565.21.17.0.0.0.0.6569.6569.9-1.1.0.msedr...0...1c.1.64.serp..21.0.0.0.r8kK1bvDgWY
http://yugisusanti.blogspot.com/2012/03/pelaku-pelaku-ekonomi.html

Kamis, 23 April 2015

INFLASI

Inflasi adalah meningkatnya harga-harga pada umumnya atau suatu keadaan dimana terjadi senantiasa menurunnya nilai uang namun meningkatkan jumlah pengangguran. Contohnya: Bila harga barang-barang eskpor seperti kopi, dan teh maka indeks biaya hidup akan naik pula sebab barang barang ini langsung masuk dalam daftar barang barang yang tercakup dalam indeks harga.
Inflasi tiak selalu menimbulkan kerugian. mengapa? Karena inflasi juga bisa menimbulkan keuntungan bagi masyarakat, dan bahkan inflasi bisa mendorong para pengusaha untuk memperluas produksinya dan akan tumbuh kesempatan kerja baru sekaligus bertambahnya pendapatan seseorang. Namun bagi karyawan yang berpenghasilan tetap mereka akan mengalami kerugian karena penghasilan yang tetap itu jika ditukarkan dengan barang dan jasa akan semakin sedikit.
Investasi bisa dipakai sebagai alat untuk pemerataan baik pemerataan antar daerah, antar sektor dan antar perorangan. Berikut ada beberapa faktor yang mempenaruhi investasi perekonomian di suatu negara yaitu:
1.    Suku Bunga
Suku bunga merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik onvestasi karena sebagian besar investasi biaanya dibiayaidari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi
2.    Pendapatan nasional perkapita untuk tingkat negara(nasional) dan PDRB per kapia untuk tingkat provinsi dan kabupaten atau kota
Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atu daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.
3.    Kondisi sarana dan prasarana
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain lain.
4.    Birokrasi Perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat.  Padahal bagi pengusaha, faktor adalah uang. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.
5.    Kualitas sumber daya manusia
Manusia yang berualitas akhir akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah teknologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Teknologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.


Sumber:


Sabtu, 11 April 2015

KEMISKINAN DAN GARIS KEMISKINAN

                Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi keidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan an pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang  memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementarayang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
                Garis kemiskinan atau kata lain batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhiuntuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. Dalam praktiknya, pemahaman resmi atau umum masyarakat mengenai garis kemiskinan lebih tinggi di negara maju daripada negara berkembang. Hampir setiap masyarakat memilih rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Garis kemiskinan berguna sebagaiperangkat ekonomi yang dapat digunakan untuk mengukur rakyat miskin dan mempertimbangkan pembaharuan sosioekonomi, misalnya seperti program peningkatan kesejahteraan an asuransi pengangguran untuk menanggulangi kemiskinan.
Penyebab & Dampak Kemiskinan di Indonesia:
·         Penyebab Individual, atau patologis yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin.
·         Penyebab Keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga
·         Penyebab Sub-budaya (subcultural), yang  menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari dipeljari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar.
·         Penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi.
·         Penyebab Structural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial

Dampak Kemiskinan:
·         Pengangguran, meluasnya pengangguran sebenarnya bukan saja disebabkan rendahnya tingkat pendidikan eseorang. Tetapi, juga disebabkan kebijakan pemerintah yang terlalu memprioritaskan ekonomi makro atau pertumbuhan (growth)
·         Kriminalitas, banyak terjadinya tindak kejahatan dimana-mana, dikarenakan masih banyak masyaraka yang berfikiran pendek dalam memenuhi kebutuan hidup yang sudah terlalu terdesak dengan kebutuhan tanpa dibekali iman dalam agama sehingga segala carapun dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
·         Tingkat Pendidikan rendah, tingkat putus sekolah yang tinggi merupakan fenomena yang terjadi di masa ini. Mahalnya biaya pendidikan membuat masyarakat miskin tidak dapat lagi menjangkau dunia sekolah/pendidikan.
·         Kesehatan, seperti kita ketahui, biaya pengobatan sekarang sangat mahal. Hampir setiap klinik pengobatan apalagi rumahsakit swasta besar menerapkan tarif atau ongkos pengobatan yang biayanya melangit. Sehingga, biaya tak terjangkau oleh kalangan miskin.
·         Kekerasan, sesungguhnya kekerasan yang marak terjadi akhir-akhir ini merupakan efek dari pengangguran karena seseorang tidak mampu lagi mencari nafkah melalui jalan yang benar dan halal.

Menurut pendapat saya cara mengatasi kemiskinan di indonesia ada banyak cara tetapi saya akan menyebutkan 7 cara mengatasi kemiskinan di Indonesia yaitu dg cara:

  • ·         Menciptakan lapangan kerja  yang mampu  menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran. Karena pengangguran adalah salah satu sumber penyebab kemiskinan tersebar di indonesia
  • ·         Menghapuskan korupsi. Sebab korupsi adalah salah satu penyebab layanan masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal inilah yang kemudian menjadikan masyarakat tidak bisa menikmati hak mereka sebagai warga negara sebagaimana mestinya.
  • ·         Menggalakkan program zakat. Di indonesia, islam adalah agama mayoritas. Dan dalam islam ajaran akat diperkenalkan sebagai media untuk menumbuhkan pemerataan kesejahteraan diantara masyarakat dan mengurangi kesenjangan kaya-miskin. Potensi zakat di Indonesia, di tengarai mencapai angka satu triliun setiap tahunnya. Dan jika bisa dikelola dengan baik akan menjadi potesi besar bagi terciptanya kesejahteran masyarakat
  • ·         Menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok. Fokus program ini bertujuan menjamin daya beli masyarakat miskin atau keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhan pokok teutama beras dan kebutuhan pokok utama selain beras. Program yang berkaitan dengan fokus ini seperti:

1.       Persediaan cadangan beras pemerintah 1jt ton
2.       Stabilisasi atau kepastian harga komoditas primer
  • ·         Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar. Fokus program ini bertujuan untuk meingkatkan akses penduduk miskin memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan prasarana dasar \. Beberapa program yang berkaitan dengan fokus ini antara lain:

    1.       Penyediaan beasiswa bagi siswa miskin pd jenjang pendidikan dasar(SD) atau madrasah ibtidaiyah(MI) dan sekolah menengah pertama(SMP)/madrasah tsanawiyah(MTs);
                                                                  i.            Beasiswa miskin jenjang sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah(SMA/SMK/MA);
                                                                 ii.            Beasiswa untuk mahasiswa miskin dan beasiswa berprestasi;
                                                               iii.            Pelayanan kesehatan rujukan bagi keluarga miskin secara Cuma-Cuma dikelas III rumah sakit
  • ·         Menyempurnakan dan memeprluas cakupan program pembangunan berbasis masyarakat . program ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan optimalisasi pemberdayaan masyarakat di kawasan pedesaan dan perkotaan serta memperkuat penyediaan dukungan pengembangan kesempatan berusaha bagi penduduk msikin.
  • ·         Pelatihan budaya, motivasi usaha dan teknis manajemen usaha mikro.




Sumber: http//viniafriani.blogspot.com/2012/04/upaya-pemerintah-mengatasi-masalah.html

                 Adhiprawiraa.blogspot.com

Minggu, 29 Maret 2015

PENGALAMAN KULIAH SEMESTER 1

Assalamuallaikum WR.WB

Saya akan bercerita tentang pengalaman saya selama duduk di bangku perkuliahan Universitas Gunadarma yang dimulai dari semester satu hingga sekarang. Di awal masuk perkuliahan saya mengaku terlambat memasuki kelas dari jam yang sudah ditentukan oleh universitas yaitu jam 07.30 saya berjalan amat tergesah gesah dan saya sangat gelisah karena tidak ada satu orangpun yang saya kenal disana dan saat awal memasuki gedung kelas disitu saya kebingungan karena sebelumnya saya tidak mengenali gedung di uni. Gunadarma dari gedung 1 hingga gedung 4. Tapi sembari saya berjalan saya menemukan dua salahseorang teman yang sedang berjalan terburu buru lalu saya bertanya anda masuk di kelas berapa? Lalu mereka menjawab 1EB07 batin saya pas sekali ada teman yang juga terlambat memasuki kelas lalu akhirnya kami bertiga jalan bersamaan untuk memasuki kelas tersebut. Waktu saya memasuki kelas tersebut  banyak teman-teman yang sudah saling mengenal satu sama lain mereka saling bercerita, berkumpul, dan tertawa disitu saya merasa sangat terasingkan karena tidak ada satu orangpun yang saya kenal disana begitupun mereka teramat cuek terhadap teman baru yang mereka belum kenal.

Namun akhirnya teman yang duduk persis disebelah saya bersedia memperkenalkan dirinya dan mengajak berbicara sembari melontarkan beberapa pertanyaan tntang banyak hal. Setelah itu semakin seiring berjalannya waktu kita semakin dekat  kami sering jalan bareng, makan bareng, dan masih banyak hal yang sering kita lakukan bersama. Tidak hanya itu saja teman saya satu lagi yang pada saat itu saya kenal dengan panggilan Maya tidak lupa ikut serta dengan kita untuk sekedar berkumpul atau makan pada jam istirahat. Waktu terus berlalu kita bertigapun tidak hanya menghabiskan waktu saat jam istirahat saja, dikelaspun kita selalu bersama karena pada saat itu temn yang lain juga tidak bisa membaur. Waktu terus berjalan kita bersahabat tidak hanya bertiga saja kita kedaangan tiga teman lagi yang saat ini menjadi sahabat sekaligus keluarga untuk saya pribadi.

Setelah mata kuliah mulai intensif awalnya saya merasa semua mata kuliah di akuntansi sangat menyulitkan namun ternyata saya salah menilai semua mata kuliah di semester satu ini baru dasar dan pengantar saja semua bisa dipelajari jika saya mau bersungguh sungguh dan ternyata benar saya bisa mengikuti pelajaran dengan mudah. Namun disuatu ketika ada satu mata kuliah yang saya sendiri kurang memahami tetapi saya tidak khawatir bahwa teman teman disekitar saya siap membantu apapun kesulitan yang saya sedang hadapi dan merekapun mengajari saya hingga akhirnya saya bisa dan mengerti sehingga nilai yang saya dapatkan juga memuaskan.

Detik detik menjelang uts diawal semester satu ini sangat menegangkan karena baru pertama kalinya ujian di bangku perkuliahan pastinya sangat beda dibandingkan waktu di bangku sekolah.  Banyak ketakutan ketakutan yang saya khawatirkan nanti, saya teringat akan syara uts yang dijelaskan oleh salah seorang dosen bahwa bobot nilai di UTS sangat besar dan berpengaruh pada IPK nanti. Jika nilai saya di UTS dapat D maka sulit bagi saya mendapatkan IPK diatas 3.00 saya tidak ingin mengecewakan orangtua untuk yang kesekian kalinya sudah cukup banyak mereka menanggung rasa kecewa yang saya tanamkan untuk mereka. Harapan saya banyak dibangku kuliah ini selain untuk membahagiakan orangtua saya, saya juga ingin memperbaiki diri saya agar menjadi lebih baim dari yang sebelumnya agar semua orang bisa melihat bahwa saya juga mampu dan bisa menjadi sukses nanti. Lalu saya menyusun rencana dan strategi apa yang harus saya lakukan agar nilai UTS nanti minimal B/C. Saya mulai sharing dengan teman teman dan mereka menawarkan untuk belajar bersama selama seminggu sebelum UTS kita mengulang pelajaran pelajaran yang menurut kita masih sulit untuk difahami.  Seminggu berlalu ujian tengah semesterpun sudah didepan mata panitia membagikan kertas ujiannya sembari mereka membagikan kertas ujian saya melihat soal yang sudah diberikan dan ternyata semua yang saya pelajari kemarin tidak sia sia semua keluar di ujian tengah semester ini begitupun dengan hari hari selanjutnya. Namun di hari terakhir ujian sial menimpa saya, saya terlambat untuk ujian dan saya teringat peraturan ujian tidak boleh terlambat lebih dari 15 menit dan ternyata saya sampai disana 15 menit sebelum jam ujian habis saya langsung memasuki ruangan tanpa berfikir panjang dan akhirnya saya boleh masuk tetapi sangat disayangkan sekali waktu saya ingin menjawab waktupun telah usai saya belum semoat mengisi satupun jawaban karena pada saat itu semua soal akuntansi menyuruh kita untuk membuat jurnal dari jurnal umum hingga jurnal penutup. Perasaan saya campur aduk ingin berteriak dan menangis tapi percumah untuk apa saya melakukan itu toh semua udah terjadi dan berlalu saya hanya bisa berdoa dan pasrahkan semua sama tuhan. Yang saya takutkan hanya satu bagaimana nanti jika nilai akuntansi saya E bilang apa sama orangtua dan kalau mereka tahu bahwa anaknya yang selama ini mereka perjuangkan hanya bisa menyusahkan.  Setelah semuanya berlalu nilai ujianpun dibagikan perasaan rasanya ga karuan takut, cemas, tegang, dan sebagainya tapi saya berusaha untuk tenang dan positive thingking apapun nilai yang saya dapatkan harus saya syukuri karena itu semua berdasarkan kemampuan dan kerja keras saya sendiri bukan dengan bantuan oranglain bahkan untuk berbuat curangpun saya berfikir berkali kali sebelum saya melakukannya banyak resiko yang tak terduga, dari pada ada hal hal yang tidak diinginkan sebaiknya saya menghindari perbuatan itu. Nilai ujian satu persatupun keluar semua hasil yang didapat tidak semua memuaskan tetapi tidak banyak juga yang mengecewakan artinya semua memuaskan. Walaupun akuntansi harus remedial waktu itu.

Dan banyak pengalaman yg saya rasakan disemester ini saya tak henti hentinya untuk mengucap syukur kepada ALLAH SWT yang telah memberikan kelancaran, kemudahan untuk melalui ini semua. Saya rasa di semester satu kemarin , saya kurang maksimal tapi saya akan memperbaiki kesalahan-kesalahan saya di semester ke-2 , Insya Allah seberapapun beratnya perjalanan hidup kita namun ada kemudahan yang bisa kita capai namun sebelum kemudahan itu kita raih kita mendapatkan kesulitan yang mengajarkan bahwa berusaha itu indah. Sekian cerita pengalaman saya selama satu semester kemarin jika ada yang kurang berkenan di hati mohon dimaafkan ya. Sekian

Wassalamuallaikum WR.WB

Minggu, 07 Desember 2014

PEMASARAN

Manajemen Pemasaran sering disebut manajemen permintaan karena  manajemen pemasaran berupaya mempengaruhi tingkat dan karakter permintaan dengan cara yang akan membantu pencapaian tujuan organisasi.
Menurut Fuad, dkk (2008 : 124) ada delapan permintaan yang berbeda-beda. Pada tiap keadaan, ada tugas tertentu yang harus dilakukan manajemen pemasaran. Kedelapan permintaan tersebut, yaitu :
1. Permintaan negatif (negative demand)
2. Tidak ada permintaan (no demand)
3. Permintaan terpendam (latent demand)
4. Permintaan yang menurun (falling demand)
5. Permintaan yang tidak teratur (irregular demand)
6. Permintaan penuh (full demand)
7. Permintaan yang berlebihan (overfull demand)
8. Permintaan yang tidak sehat (unwholesome demand)

Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan Berdasarkan Konsep Inti Pemasaran
Kebutuhan dalam konsep pemasaran  merupakan suatu hal yang penting baik bagi konsumen maupun pemasar karena dari kebutuhan itulah tercipta produk yang akan di pasarkan kepada konsumen sehingga akan berkaitan dengan pemasar.
Keinginan merupakan suatu hal yang diinginkan dan diharapkan agar dapat memperoleh sesuatu yang di dambakan baik oleh konsumen maupun pemasar sendiri, karena seorang pemasar berkeinginan untuk bisa memuaskan konsumen serta  dapat memajukan perusahaannya.
·    Perbedaan Pasar dan Pemasaran 

    Pasar adalah konsumen pribadi atau organisasi perusahaan yang mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berwujud sebagai permintaan terhadap barang atau jasa.
·         Pemasaran merupakan kegiatan pemasar untuk menjalankan suatu bisnis (profit atau nonprofit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang dan atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran  agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan.
     
     Yang dimaksud dengan Bauran Pemasaran(Marketing Mix)

Kombinasi variabel atau kegiatan memasarkan itulah yang merupakan inti dari sistem pemasaran. Sedikitnya ada 4 aktivitas pemasaran dan disebut dengan “Bauran Pemasaran atau “Marketing Mix”.
Beragam definisi atau pengertian “Bauran pemasaran” atau “marketing mix” disampaikan pakar marketing namun secara umum dapat disampaikan adalah kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran

Keempat bauran pemasaran tersebut secara singkat dijelaskan sebagai berikut:
1.            Product (produk) adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi. Produk dapat terdiri dari product variety, quality, design, feature, brand name, packaging, sizes, services, warranties, and returns.
2.            Price (harga) adalah sejumlah uang yang konsumen bayar untuk membeli produk atau mengganti hal milik produk. Harga meliputi last price, discount, allowance, payment period, credit terms, and retail price.
3.            Place (tempat) adalah berbagai kegiatan perusahaan untuk membuat produk yang dihasilkan/dijual terjangkau dan tersedia bagi pasar sasaran. Tempat meliputi antara lain channels, coverage, assortments, locations, inventory, and transport.
4.            Promotion (promosi) adalah berbagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan memperkenalkan produk pada pasar sasaran. Variabel promosi meliputi antara lain sales promotion, advertising, sales force, public relation, and direct marketing.

https://agusnuramin.wordpress.com/2010/11/13/pengantar-bisnis-part-7-konsep-pemasaran/

Rabu, 03 Desember 2014

AKUNTANSI

Mengapa saya memilih jurusan akuntansi?

Assalamualaikum Wr.Wb
Saya akan menjelaskan mengapa saya masuk dan memilih jurusan akuntansi,  sebagai berikut

Alasan saya masuk akuntansi karena masukan dan saran dari orang tua. pada awalnya saya tidak mengerti apa itu akuntansi karena semasa SMA saya tidak pernah mempelajari tentang ilmu akuntansi. Pada awalnya pula, sebenarnya saya tidak menginginkan masuk jurusan akuntansi, tapi karena itu kehendak orangtua insyaallah saya pikir akan menjadi jalan yang terbaik dan diridhoi bagi masa depan saya. Sekarang seiring berjalannya waktu setelah saya masuk dan belajar akuntansi saya mulai menyukai mata kuliah di jurusan ini. Selain saya suka dengan mata kuliah hitungan, ternyata jika kita mau berusaha, akuntasi juga bisa dipelajari dan di pahami dengan mudah.
saya berharap ilmu akuntansi yang saya pelajari bisa saya amalkan dikehidupan sehari hari namun bukan hanya itu saja saya berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang saya inginkan karena perusahaan sekarang lagi banyak mencari staff/karyawan dari accounting.

  • Akuntansi Biaya (Cost Accounting): merupakan bagian dari akuntansi manajemen yang berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan biaya biaya perusahaan. Akuntansi biaya ini bermanfaat bagi manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan biaya-biaya perusahaan.
  • Akuntansi Keuangan (Financial atau General Accounting): menyangkut pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan dan penyusunan laporan berkala dimana laporan tersebut dapat memberikan informasi yang berguna bagi manajemen, para pemilik dan kreditor.
  • Perpajakan (Tax Accounting): merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan penghitungan, pencatatan dan pelaporan pajak-pajak yang menjadi kewajiban perusahaan untuk dibayarkan kepada pemerintah berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku.
  • Akuntansi Manajemen: (Akuntan Internal) adalah akuntan yang memberikan jasa untuk kepentingan manajemen perusahaantertentu. Bidang pekerjaan akuntan ini meliputi perencanaan dan pengendalian biaya, penganggaran, perancangan sistem infomasi dan pemeriksaan internal. Jika mereka bekerja di pabrik mereka disebut akuntan biaya atau akuntan industri. Jika mereka bekerja sebagai kepala bagian akuntansi sering disebut kontroler.

Laporan Keuangan Adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan ni dirancang untuk para pembuat keputusan baik didalam maupun diluar perusahaan mengenai posisi keuangan dan hasiul usaha perusahaan.  Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :
Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aset,kewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinereja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.

Laporan Keuangan bertujuan untuk memberikan:
  1. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai posisi keuangan perusahaan (termasuk bank) pada suatu saat tertentu.
  2. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
  3. Informasi keuangan yang dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan untuk menilai atau menginterpretasikan kondisi dan potensi perusahaan.
  4. Informasi penting lainnya yang relevan dengan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan yang bersangkutan.

Laporan keuangan akan lebih bermanfaat apabila memenuhi syarat-syarat seperti dibawah ini:
1.     Relevan : Data yang diolah dan disajikan dalam laporan keuangan hanyalah data yang ada kaitannya dengan transaksi yang bersangkutan. Data yang tidak perlu diungkapkan dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan perusahaan tidak perlu disajikan.

2.     Jelas dan dapat dimengerti : Informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan harus ditampilkan dengan cara sedemikian rupa hingga jelas dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pembaca laporan keuangan. Dengan demikian, para pemakai laporan keuangan dapat mengambil keputusan yang relevan dari informasi yang dibaca.

3.     Dapat diuji kebenarannya : Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus dapat ditelusuri kepada bukti asalnya, baik dalam bentuk dokumen dasar, formulir berharga, maupun fisik aktiva bersangkutan. Semua data dan informasi yang disajikan harus dapat dipertanggungjawabkan oleh manajemen perusahaan.

4.     Netral : Laporan keuangan haruslah disajikan untuk dapat dipergunakan oleh semua pihak. Laporan keuangan tidak ditujukan untuk memenuhi pihak-pihak tertentu, sehingga harus dibuat lebih dari satu macam laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan informasi para pemakai. Laporan keuangan yang disajikan harus dibuat tidak bias atau harus netral sehingga semua pihak dapat mempergunakannya.

5.     Tepat waktu : Laporan keuangan harus memiliki periode pelaporan, sehingga jelas batas pelaporan dari posisi harta, hutang, modal, pendapatan, dan biaya dari perusahaan yang akan dilaporkan. Waktu penyajiannya harus dinyatakan dengan jelas dan disajikan dalam batas waktu yang wajar, dalam arti tidak terlalu terlambat sehingga dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil keputusan yang sifatnya manajerial maupun teknikal.

6.     Dapat diperbandingkan : Laporan keuangan yang disajikan harus dapat diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya sebagai dasar untuk mengikuti perkembangan arah (trend) dari harta, hutang, modal, pendapatan, serta biaya. Dasar dari laporan yang dapat diperbandingkan adalah penerapan prinsip akuntansi secara konsisten.


7.     Lengkap : Data yang disajikan dalam informasi akuntansi, baik dalam neraca, ikhtisar laba-rugi, maupun ikhtisar posisi keuangan, haruslah lengkap sehingga tidak memberikan informasi yang menyesatkan bagi para pemakai laporan keuangan. Keutuhan data akuntansi merupakan syarat mutlak bagi tercapainya azas relevan.

http://ilmuakuntansi.web.id/pengertian-akuntansi-fungsi-dan-bidang-akuntansi/
http://despus9.blogdetik.com/2014/01/22/akuntansi/