Jumat, 08 Mei 2015

KEMAKMURAN SUATU NEGARA

Suatu negara dapat dikatakan makmur apabila pendapatan nasional disuatu negara tinggi, mengapa? Karena pendapatan nasional itu sendiri adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu  negara selama satu tahun/pendapatan yang diterima oleh suatu negara selama satu tahun yang diukur dengan nilai uang.  Ukuran suatu negara makmur atau tidak, berbeda antar negara satu dengan lainnya. Ukuran kemakmuran antar negara yang maju berbeda dengan bangsa yang sedang berkemban. Ukuran kemakmuran suatu bangsa pada tahun 1950 dengan tahun 2010 sekarang ini juga berbeda. Ada yang mengukur berdasarkan tingkat konsumsi rata-rata perorangan dan berdasarkan pendapatan perkapita, ada yang mengukur berdasarkan tingkat pemenuhan kebutuhan dasar seperti, sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Namun demkian, secara umum kemakmuran suatu negara dapat dilihat hanya dari satu aspek saja, melainkan dengan berbagai hal yang diolah secara terpadu. Selain itu ukuran kemakmuran suatu bangsa bersifat kontekstual terhadap kondisi suatu negara. Kemakmuran isa juga tercipta dari sumber daya alam dan energi yang melimpah. Kemakmuran itu bisa tercipta dengan mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki. Memiliki kekayaan alam yang tak ternilai baik dari kesuburan tanah,pariwisata, barang tambng, kelautan, flora, & fauna sudah seharusnya digunakan untuk meningkatkan kemakmuran penduduk karena kekayaan tersebut milik masyarakat
Meskipun negara itu pendapatan perkapitanya tinggi, namun jika terjadi peperangan saudara di dalam negara tersebut, maka tidak dapat disebut sebagai negara makmur/sejahtera. Karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.

Kemakmuran disuatu negara yang benar-benar terjadi bukan dilihat dari pendapatan perkapita. Tetapi juga hal  hal sebagai berikut:
   1.    Jumlah Penduduk Miskin
Kesejahteraan rakyat disuatu negara dapat dilihat dari agka kemiskinan didalam negara tersebut. Suatu negara dikatakan makmur/sejahtera apabila masyarakat miskin dalam negara tersebut sedikit atau bahkan tidak ada.
   2.    Tingkat Pengangguran
Masyarakat dikatakan makmur apabila dapat membiayai kebutuhan hidupnya maupun orang lain. Untuk membiayai kebutuhan hidupnya maka seseorang harus mempunyai uang.  Dan untuk mempunyai uang dia harus bekerja. Dengan memiliki pekerjaan tetap dan dapat membiayai kebutuhannya maka itu dapat disebut kemakmuran. Secara ekonomi jika tingkat pengangguran tinggi maka alokasi sumber daya manusia masih belum adil dan atau efisien, karena masih begitu banyaknya SDM yang tidak terpakai.
   3.    Pendidikan Bagi Masyarakat
Suatu negara dikatakan makmur apabila angka/jumlah penduduk yang dapat membaca dan menulis tinggi dan yang buta huruf semakin sedikit.
   4.    Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan
Suatu negara dikatakan makmur apabila angka kematian bayi dan ibu melahirkan rendah. Ini dikarnakan rakyat mampu membeli makanan yang bergizi, mampu membeli pelayanan maupun obat-obatan. Dan sebaliknya jika suatu negara tidak makmur angka kematian bayi dan ibu melahirkan relative tinggi dikarenakan masyarakat tidak mampu membeli makanan yang bergizi maupun yang lainnya dikarenakan pendapatan yang rendah.

Apabila semua hal yang diatas telah dicapai maka negara tersebut dapat dikatan sebagai negara makmur. Jadi tolak ukur kemakmuran suatu negara tidak hanya dilihat dari pendapatan nasional negara tersebut. Apabila pendapatan nasional negara tersebut besar belum tentu masyarakar dalam suatu negara makmur. Mungkin hanya sebagian golongan masyarakat saja di negara tersebut yang mengalami kemakmuran sedangkan masyarakat lainnya masih berjuang melawan kemiskinan.

pertumbuhan ekonomi memiliki empat sifat penting:

    1.    Suatu Proses
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya bahwa pembangunan ekonomi itu berlangsung secara terus menerus, bukan merupakan kegiatan yang sifatnya sementara atau insidental.
    2.     Usaha untuk meningkatkan pendapatan per kapita
Suatu negara dikatakan terjadi pertumbuhan ekonomi, jika terjadi kenaikan dalam pendapatan per kapita. Karena kenaikan pendapatan per kapita tersebut merupakan cermin terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.
   3.    Kenaikan pendapatan per kapita berlangsung dalam jangka panjang
Pendapatan per kapita, secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Akan tetapi, bukan berarti bahwa pendapatan per kapita harus mengalami kenaikan terus menerus, pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya tidak terlalu besar.
   4.    Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi dan atau kelembagaan
Suatu negara dikatakan terjadi pertumbuhan ekonomi, bukan saja berarti peningkatan pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan per kapita yang diikuti pula dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya di sektor pertanian, yang dulunya pengolahan lahan menggunakan tenaga hewan untuk membajak sawah diganti dengan menggunakan traktor.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
   1.    Faktor Sumber Daya Manusia, Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
   2.    Faktor Sumber Daya Alam, Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
   3.    Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
   4.     Faktor Budaya, Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
   5.    Sumber Daya Modal, Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

Pertumbuhan penduduk merupakan suatu permasalahan bagi berjalannya pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Pada dasawarsa dewasa ini perkembangan penduduk yang cepat dan jumlahnya yang sangat besar di dalam negara berkembang, telah membawa dampak:

1.    Arus urbanisasi yang tinggi
Pembangunan ekonomi yang belum merata disetiap wilayah dan pertambahan penduduk yang tinggi, ini menyebabkan timbul masalah lain, yaitu migrasi penduduk desa ke kota.
Migrasi menimbulkan beberapa masalah, seperti
a)      Tingkat pengangguran penuh dan terselebung meningkatkan
b)       Masalah kongesti – kesesakan
c)      Penyerobotan tanah
d)      Pembangunan rumah liar
e)      Perumahan yang kurang memadai – slumps
f)        Kriminalitas, dll
2.      Pengangguran yang semakin serius
Urbanisasi menimbulkan pengangguran terbuka dan terselubung. Dengan keadaan dimana kurangnya tingkat lapangan kerja di negara berkembang, ditambah pula dengan perpindahan penduduk malah semakin bertambah, sehingga tingkat pengangguran akan semakin tinggi.Dua hal ini yang memperparah tingkat pengangguran dalam suatu negara berkembang.

Jadi kesimpulannya, pertumbuhan penduduk menjadi salah satu permasalahan serius dalam proses pertumbuhan ekonomi suatu negara yang masih berkembang. Masalah tersebutharus diatasi agar laju perkembangan ekonomi dapat dipercepat, yaitu dengan program menekan laju pertambahan penduduk.

Suatu negara dapat dikatakan makmur apabila pendapatan nasional disuatu negara tinggi, mengapa? Karena pendapatan nasional itu sendiri adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu  negara selama satu tahun/pendapatan yang diterima oleh suatu negara selama satu tahun yang diukur dengan nilai uang.  Ukuran suatu negara makmur atau tidak, berbeda antar negara satu dengan lainnya. Ukuran kemakmuran antar negara yang maju berbeda dengan bangsa yang sedang berkemban. Ukuran kemakmuran suatu bangsa pada tahun 1950 dengan tahun 2010 sekarang ini juga berbeda. Ada yang mengukur berdasarkan tingkat konsumsi rata-rata perorangan dan berdasarkan pendapatan perkapita, ada yang mengukur berdasarkan tingkat pemenuhan kebutuhan dasar seperti, sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Namun demkian, secara umum kemakmuran suatu negara dapat dilihat hanya dari satu aspek saja, melainkan dengan berbagai hal yang diolah secara terpadu. Selain itu ukuran kemakmuran suatu bangsa bersifat kontekstual terhadap kondisi suatu negara. Kemakmuran isa juga tercipta dari sumber daya alam dan energi yang melimpah. Kemakmuran itu bisa tercipta dengan mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki. Memiliki kekayaan alam yang tak ternilai baik dari kesuburan tanah,pariwisata, barang tambng, kelautan, flora, & fauna sudah seharusnya digunakan untuk meningkatkan kemakmuran penduduk karena kekayaan tersebut milik masyarakat
Meskipun negara itu pendapatan perkapitanya tinggi, namun jika terjadi peperangan saudara di dalam negara tersebut, maka tidak dapat disebut sebagai negara makmur/sejahtera. Karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.

Kemakmuran disuatu negara yang benar-benar terjadi bukan dilihat dari pendapatan perkapita. Tetapi juga hal  hal sebagai berikut:
   1.    Jumlah Penduduk Miskin
Kesejahteraan rakyat disuatu negara dapat dilihat dari agka kemiskinan didalam negara tersebut. Suatu negara dikatakan makmur/sejahtera apabila masyarakat miskin dalam negara tersebut sedikit atau bahkan tidak ada.
   2.    Tingkat Pengangguran
Masyarakat dikatakan makmur apabila dapat membiayai kebutuhan hidupnya maupun orang lain. Untuk membiayai kebutuhan hidupnya maka seseorang harus mempunyai uang.  Dan untuk mempunyai uang dia harus bekerja. Dengan memiliki pekerjaan tetap dan dapat membiayai kebutuhannya maka itu dapat disebut kemakmuran. Secara ekonomi jika tingkat pengangguran tinggi maka alokasi sumber daya manusia masih belum adil dan atau efisien, karena masih begitu banyaknya SDM yang tidak terpakai.
   3.    Pendidikan Bagi Masyarakat
Suatu negara dikatakan makmur apabila angka/jumlah penduduk yang dapat membaca dan menulis tinggi dan yang buta huruf semakin sedikit.
   4.    Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan
Suatu negara dikatakan makmur apabila angka kematian bayi dan ibu melahirkan rendah. Ini dikarnakan rakyat mampu membeli makanan yang bergizi, mampu membeli pelayanan maupun obat-obatan. Dan sebaliknya jika suatu negara tidak makmur angka kematian bayi dan ibu melahirkan relative tinggi dikarenakan masyarakat tidak mampu membeli makanan yang bergizi maupun yang lainnya dikarenakan pendapatan yang rendah.

Apabila semua hal yang diatas telah dicapai maka negara tersebut dapat dikatan sebagai negara makmur. Jadi tolak ukur kemakmuran suatu negara tidak hanya dilihat dari pendapatan nasional negara tersebut. Apabila pendapatan nasional negara tersebut besar belum tentu masyarakar dalam suatu negara makmur. Mungkin hanya sebagian golongan masyarakat saja di negara tersebut yang mengalami kemakmuran sedangkan masyarakat lainnya masih berjuang melawan kemiskinan.

pertumbuhan ekonomi memiliki empat sifat penting:

    1.    Suatu Proses
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya bahwa pembangunan ekonomi itu berlangsung secara terus menerus, bukan merupakan kegiatan yang sifatnya sementara atau insidental.
    2.     Usaha untuk meningkatkan pendapatan per kapita
Suatu negara dikatakan terjadi pertumbuhan ekonomi, jika terjadi kenaikan dalam pendapatan per kapita. Karena kenaikan pendapatan per kapita tersebut merupakan cermin terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.
   3.    Kenaikan pendapatan per kapita berlangsung dalam jangka panjang
Pendapatan per kapita, secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Akan tetapi, bukan berarti bahwa pendapatan per kapita harus mengalami kenaikan terus menerus, pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya tidak terlalu besar.
   4.    Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi dan atau kelembagaan
Suatu negara dikatakan terjadi pertumbuhan ekonomi, bukan saja berarti peningkatan pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan per kapita yang diikuti pula dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya di sektor pertanian, yang dulunya pengolahan lahan menggunakan tenaga hewan untuk membajak sawah diganti dengan menggunakan traktor.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
   1.    Faktor Sumber Daya Manusia, Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
   2.    Faktor Sumber Daya Alam, Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
   3.    Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
   4.     Faktor Budaya, Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
   5.    Sumber Daya Modal, Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

Pertumbuhan penduduk merupakan suatu permasalahan bagi berjalannya pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Pada dasawarsa dewasa ini perkembangan penduduk yang cepat dan jumlahnya yang sangat besar di dalam negara berkembang, telah membawa dampak:

1.    Arus urbanisasi yang tinggi
Pembangunan ekonomi yang belum merata disetiap wilayah dan pertambahan penduduk yang tinggi, ini menyebabkan timbul masalah lain, yaitu migrasi penduduk desa ke kota.
Migrasi menimbulkan beberapa masalah, seperti
a)      Tingkat pengangguran penuh dan terselebung meningkatkan
b)       Masalah kongesti – kesesakan
c)      Penyerobotan tanah
d)      Pembangunan rumah liar
e)      Perumahan yang kurang memadai – slumps
f)        Kriminalitas, dll

2.      Pengangguran yang semakin serius
Urbanisasi menimbulkan pengangguran terbuka dan terselubung. Dengan keadaan dimana kurangnya tingkat lapangan kerja di negara berkembang, ditambah pula dengan perpindahan penduduk malah semakin bertambah, sehingga tingkat pengangguran akan semakin tinggi.Dua hal ini yang memperparah tingkat pengangguran dalam suatu negara berkembang.

Jadi kesimpulannya, pertumbuhan penduduk menjadi salah satu permasalahan serius dalam proses pertumbuhan ekonomi suatu negara yang masih berkembang. Masalah tersebutharus diatasi agar laju perkembangan ekonomi dapat dipercepat, yaitu dengan program menekan laju pertambahan penduduk.

http://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-ekonomi/



Minggu, 03 Mei 2015

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Hasil gambar untuk PERDAGANGAN INTERNASIONAL

PERDAGANGAN ANTAR NEGARA
Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antar individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.  Di banyak negara, perdaganga internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Meskipun perdagangan internasionaltelah terjadi selama ribuan tahun, dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru dirasakan beberapa abad belakangan. Perdagangan internasional pun turut mendorong industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan kehadiran perusahaan multinasional. Perdagangan luar negeri atau perdagamgan internasional sebagai salah satu bagian dari analisa ekonomi pembangunan, memegang peranan penting dalam usaha peningkatan perkapita. Tidak dapat dipungkiri bahwa semua negara telah melakukan oerdagangan internasional. Perdagangan internasional adalah proses transaksi jual neli barang antar negara yang melewati batas negara demi terwujudnya sumber daya yang diperlukan oleh masing-masing negara. Hampir tanpa terkecuali semua perekonomian terlibat dalam perdagangan internasional bagi suatu perekonomian dapat diukur dalam hubungannya dengan produksi nasional bruto atau Gross National Product(GNP), sebagai contog orang dapat mengukur keterbukaan perekonomian melalui peranan impor perekonomian.
Bentuk-bentuk Hambatan Perdagangan yang Muncul Akibat Adanya Kebijakan Ekspor Impor, yaitu:
1.     Hambaan Tarif (Tariff Barrier)
Hambatan tarif adalah suatu kebijakan proteksionis terhadap barang-barang produksi dalam negeri dari ancaman membanjirinya barang-barang sejenis yaang diimpor dari luar negeri. Tarif adalah hambatan perdagangan yang berupa penetapan pajak atas barang-barang impor atau barang-barang dagang yang melintasi daerah pabean (custom area). Sementara itu, barang-barang yang masuk ke wilayah negara dikenakan bea masuk. Efek kebijakan ini terlihat langsung pada kenaikan harga barang. Dengan pengenaan bea masuk yang besar, pendapatan negara akan meningkat sekaligus membatasi permintaan konsumen terhadap produk impor dan mendorong konsumen menggunakan produk domestik. Macam-macam penentuan tarif yaitu:
·         Bea Ekspor(export duties) adalah pajak/bea yang dikenakan terhadap barang yang diangkut menuju negara lain (di luar custom area)
·         Bea Transito (transit duties) adalah pajak/bea yang dikenakan terhadap barang-barang yang melalui batas wilayah suatu negara dengan tujuan akhir barang tersebut negara lain
·         Bea Impor (impor duties) adalah pajak/bea yag dikenakan terhadap barang-barang yang masuk dalam suatu negara (tom area).
2.     Quota
Quota membatasi banyaknya unit yang dapat diimpor. Tujuannya adalah untuk membatasi jumlah barang tersebut di pasar dan menaikkan harga produk.
3.     Dumping
Dumping adalah dekriminasi harga secara internasional yang dilakukan dengan menjual satu produk di luar negeri dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di dalam negeri. Dewasa ini, dumping dianggap sebagai praktek perdagangan yang tidak jujur. Negara yang dirugikan dapat melakukan tindakan anti dumping (counterveiling dumping). Meskipun karakteristiknya tidak seperti tarif quota, namun dumping sering menjadi suatu masalah bagi suatu negara dalam proses perdagangan luar negerinya, contohnya seperti yang dialami baru-baru ini dimana industri seperti Indonesia dituduh melakukan politik dumping. Contohnya: Jika sebuah perusahaan menjual produknya di negara lain lebih mura dari harga normal pasar dalam negerinya.

4.     Embargo
Sejarah membuktikan bahwa suatu negara yang karena tindakkannya dianggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu negara, akan menerima atau dikenakan sanksi ekonomi oleh negara yang lain (PBB).


Alasan yang Mnedorong Pemerintah Membuat Pemerintah Menerapkan Hambatan Perdagangan di Indonesia
Salah satu kebijakan yang digunakan pemerintah dalam menerapkan hambatan perdagangan di indonesia Tarif dan Quota juga diterapkan untuk mempertahankan tingkat kemakmuran yang telah dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat suatu negara. Berkembangnya industri di dalam negeri memberi dampak positif bagi banyak pihak, seperti produsen, karyawannya, termasuk konsumen. Dengan hadirnya produk sejenis luar negeri dikhawatirkan akan merusak kondisi tersebut karena dalam jangka waktu tertentu industri dalam negeri akan menghadapi persaingan yang semakin berat sehingga dimungkinkan terjadi kemunduran perusahaan, yang berarti kemunduran kemakmuran pihak-pihak yang terkait. Untuk mengantisipasi keadaan ini, maka digunakanlah kebijaksanaan tarif dan quota ini. edangkan sanksi ekonomi diterapkan lebih dikarenakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan HAM, politik, terorisme, dan keamanan internasional. Bagi negara yang terkena saknsi diharapkan dapat memperbaiki “sikap” dan “tindakannya” bagi kepentingan negara lain dan bagi dunia.

http://bunda-bisa.blogspot.com/2013/03/kebijakan-impor-hambatan-tarif-hambatan.html

https://merryinriama.wordpress.com/2013/04/26/perdagangan-antar-negara/

Sabtu, 25 April 2015

PELAKU EKONOMI DAN PERANANNYA DALAM ILMU EKONOMI


Saya akan menjelaskan dan menyebutkan pelaku pelaku ekonomi mikro. Ada 3 pelaku ekonomi mikro yaitu:
           1.    Rumah Tangga Keluarga
Rumah tangga keluarga adalah pelku ekonomi yang terdiri atas ayah,ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya. Rumah tangga keluarga adalah pemilik berbagai faktor produksi, antara lain: tenaga kerja dan barang-barang modal. Faktor-faktor produksi tersebut akan ditawarkan kepada perusahaan, sehingga rumah tangga memperoleh penghasilan.

           2.    Perusahaan
Perusahaan adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga perusahaan meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi. Kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan adalah kegiatan produksi (menghasilkan barang). Hal ini juga sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan adalah pelaku ekonomi yang berperan sebagai produsen.

            3.    Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memanjukan kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi  tersebut terbaas, dalam mengembangkan usahanya koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota maka koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkindan mengikuti prinsip-prinsip ekonomi dan kaidah-kaidah ekonomi.

4.  Masyarakat (Ekspor dan Import)
 Dalam hal ini, yang dimaksud dengan masyarakat adalah masyarakat luar negeri. Dalam konsep ini, terdapat transaksi perdagangan internasional yang melibatkan masyarakat luar negeri. Transaksi luar negeri tidak hanya berupa transaksi perdagangan, namun juga berhubungan dengan penanaman modal asing, tukar menukar tenaga kerja, serta pemberian pinjaman.Hubungan perdagangan internasional ataupun kontak dengan masyarakat luar negeri angat diperlukan, karena pada dasarnya setiap Negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya hanya dari sumber daya dari negara itu sendiri saja. Diperlukan sumber daya yang dihasilkan oleh Negara lain, yang mana sumber daya tersebut tidak dihasilkan oleh Negara konsumsen.Masyarakat luar negeri juga dapat melakukan kegiatan ekonomi berupa kegiatan konsumsi dan kegiatan produksi. Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri, akan tampak pada aktivitas berikut ini:

- Membeli barang-barang yang tidak diproduksi oleh masyarakat dalam negeri.
- Menggunakan fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh negara, seperti bandara, stasiun, pasar, dan sebagainya.
- Menikmati objek-objek wisata negara lain seperti pegunungan, pantai dan sebagainya.
- Menggunakan tenaga kerja-tenaga kerja dari negara lain.

Masyarakat juga melakukan kegiatan produksi. Kegiatannya akan tampak pada aktivitas berikut ini:

- Masyarakat luar negeri menghasilkan barang yang tidak diproduksi oleh negara lain.
- Melakukan penanaman modal di negara lain.
- Melakukan penanaman modal di negara lain.
- Mengirimkan tenaga kerja dan tenaga ahli ke negara-negara yang membutuhkan.

Dari kegiatan diatas, masyarakat luar negeri dapat memberikan pengaruh dalam kegiatan ekonomi suatu Negara.

Berikut ini beberapa peran masyarakat luar negeri dalam kegiatan ekonomi:
- Melalui kegiatan perdagangan (kegiatan ekspor impor) dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Negara bersangkutan.
- Dalam hal pertukaran tenaga kerja antar negara dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja itu sendii, sehingga barang atau jasa yang dihasilkan berkualitas tinggi
- Membuka lapangan kerja.
- Meningkatkan devisa.
 Pelaku ekonomi mikro dan peranannya:

1. Perusahaan Negara / Pemerintah (BUMN)

Pemerintah sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi. Sebagai pelaku ekonomi, pemerintah melakukan kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi.

a. Kegiatan Produksi

Sebagai pelaku kegiatan produksi, pemerintah mendirikan perusahaan negara atau disebut dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BUMN sudah berperan dan berkontribusi positif  bagi perekonomian Indonesia. BUMN juga turun berperan menghasilkan barang dan jasa bagi kesejahteraan rakyat serta berperan besar dalam sistem ekonomi kerakyatan. Pemerintah mendirikan BUMN dalam rangka untuk mengelola cabang prosuksi serta sumber kekayaan alam yang sifatnya strategis dan menyangkut hajat hidup banyak orang.
Contohnya, PT KAI, PT Pos Indonesia, PT PLN, dan PT Dirgantara. Peran BUMN dalam sisduksi yang menyangkut hajat hidup banyak orang.
Mengelola Air, bumi, serta sumber daya alam yang terkandung di dalamnya dengan efektif dan efisien.
Penunjang kebijakan pemerintah di bidang ekonomi.
Penyedia lapangan pekerjaan untuk masyarakat sehingga dapat mengurangi pengangguran.     

b. Kegiatan Konsumsi

Pemerintah juga melakukan kegiatan ekonomi disebabkan pemerintah juga memerlukan barang dan jasa dalam pelaksanaan tugasnya. Contoh-contoh kegiatan konsumsi
pemerintah adalah keperluan administrasi, konsumsi kepegawaian, dan lain sebagainya.

c. Kegiatan Distribusi

Kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah, misalnya seperti penyaluran sembilan bahan pokok melalui BULOG. Distribusi ini tidak boleh tersendat, apabila tidak lancar, akan menimbulkan kelangkaan barang, harga barang yang tinggi.

2. Swasta (BUMS)

BUMS juga merupakan salah satu pelaku ekonomi di Indonesia.
BUMS memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarmya. Pendirian BUMS adalah untuk mengelola sumber saya alam di Indonesia. Namun tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945 dan peraturan pemerintah. Peran BUMS salah satunya ialah untuk membantu peningkatan produksi nasional, mengurangi pengangguran, pemerataan pembangunan, dan meningkatkan pendapatan negara melalui pajak.

3. Koperasi

Koperasi merupakan badan usaha yang berbadan hukum yang pelaksanaannya berlandaskan kekeluargaan. Koperasi adalah pembangun perekonomian kerakyatan Indonesia sesuai UUD 1945. Tujuan koperasi ialah untuk menyejahterakan anggota koperasi pada khususnya serta masyarakat luas pada umumnya.
Fungsi dan peran koperasi adalah untuk membangun serta mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota. Selain itu juga turut serta dalam meningkatkan kualitas hidup manusia. Koperasi juga menjadi soko guru perekonomian Indonesia yang menjadi penguat dan pengokoh perekonomian rakyat.

Sistem ekonomi yang cocok diterapkan di Indonesia adalah sistem ekonomi campuran. 
Karena, sistem ekonomi campuran biasanya banyak diterapkan di negara-negara berkembang. Sistem ekonomi campuran juga bersifat kerakyatan dengan persaingan yang terkendali. Indonesia adalah negara yang masih sedang berkembang, kegagalan pasar masih sering terjadi yang dapat disebabkan oleh kurang meratanya informasi dan aksesibilitas terhadap sarana transportasi dan komunikasi. Apabila ekonomi diserahkan ke pasar sepenuhnya, maka akan terjadi kegagalan pasar yang akan membuat perekonomian menjadi buruk. Masalah ekonomi seperti Inflasi dan pengangguran yang tinggi bisa muncul dan menyebakan pertumbuhan ekonomi yang rendah dan akhirnya akan terjadi kemiskinan. Peran pemerintah diperlukan dalam mengatur pasar, seperti menetapkan Ceilling Price dan Floor Price, atau membuat Lembaga pengaturan pasar seperti BULOG.



sumber:
https://www.google.co.id/search?biw=1366&bih=643&noj=1&q=PELAKU+EKONOMI+MAKRO&oq=PELAKU+EKONOMI+MAKRO&gs_l=serp.3...6677831.6744266.0.6744565.21.17.0.0.0.0.6569.6569.9-1.1.0.msedr...0...1c.1.64.serp..21.0.0.0.r8kK1bvDgWY
http://yugisusanti.blogspot.com/2012/03/pelaku-pelaku-ekonomi.html

Kamis, 23 April 2015

INFLASI

Inflasi adalah meningkatnya harga-harga pada umumnya atau suatu keadaan dimana terjadi senantiasa menurunnya nilai uang namun meningkatkan jumlah pengangguran. Contohnya: Bila harga barang-barang eskpor seperti kopi, dan teh maka indeks biaya hidup akan naik pula sebab barang barang ini langsung masuk dalam daftar barang barang yang tercakup dalam indeks harga.
Inflasi tiak selalu menimbulkan kerugian. mengapa? Karena inflasi juga bisa menimbulkan keuntungan bagi masyarakat, dan bahkan inflasi bisa mendorong para pengusaha untuk memperluas produksinya dan akan tumbuh kesempatan kerja baru sekaligus bertambahnya pendapatan seseorang. Namun bagi karyawan yang berpenghasilan tetap mereka akan mengalami kerugian karena penghasilan yang tetap itu jika ditukarkan dengan barang dan jasa akan semakin sedikit.
Investasi bisa dipakai sebagai alat untuk pemerataan baik pemerataan antar daerah, antar sektor dan antar perorangan. Berikut ada beberapa faktor yang mempenaruhi investasi perekonomian di suatu negara yaitu:
1.    Suku Bunga
Suku bunga merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik onvestasi karena sebagian besar investasi biaanya dibiayaidari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi
2.    Pendapatan nasional perkapita untuk tingkat negara(nasional) dan PDRB per kapia untuk tingkat provinsi dan kabupaten atau kota
Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atu daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.
3.    Kondisi sarana dan prasarana
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain lain.
4.    Birokrasi Perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat.  Padahal bagi pengusaha, faktor adalah uang. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.
5.    Kualitas sumber daya manusia
Manusia yang berualitas akhir akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah teknologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Teknologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.


Sumber:


Sabtu, 11 April 2015

KEMISKINAN DAN GARIS KEMISKINAN

                Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi keidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan an pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang  memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementarayang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
                Garis kemiskinan atau kata lain batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhiuntuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. Dalam praktiknya, pemahaman resmi atau umum masyarakat mengenai garis kemiskinan lebih tinggi di negara maju daripada negara berkembang. Hampir setiap masyarakat memilih rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Garis kemiskinan berguna sebagaiperangkat ekonomi yang dapat digunakan untuk mengukur rakyat miskin dan mempertimbangkan pembaharuan sosioekonomi, misalnya seperti program peningkatan kesejahteraan an asuransi pengangguran untuk menanggulangi kemiskinan.
Penyebab & Dampak Kemiskinan di Indonesia:
·         Penyebab Individual, atau patologis yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin.
·         Penyebab Keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga
·         Penyebab Sub-budaya (subcultural), yang  menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari dipeljari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar.
·         Penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi.
·         Penyebab Structural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial

Dampak Kemiskinan:
·         Pengangguran, meluasnya pengangguran sebenarnya bukan saja disebabkan rendahnya tingkat pendidikan eseorang. Tetapi, juga disebabkan kebijakan pemerintah yang terlalu memprioritaskan ekonomi makro atau pertumbuhan (growth)
·         Kriminalitas, banyak terjadinya tindak kejahatan dimana-mana, dikarenakan masih banyak masyaraka yang berfikiran pendek dalam memenuhi kebutuan hidup yang sudah terlalu terdesak dengan kebutuhan tanpa dibekali iman dalam agama sehingga segala carapun dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
·         Tingkat Pendidikan rendah, tingkat putus sekolah yang tinggi merupakan fenomena yang terjadi di masa ini. Mahalnya biaya pendidikan membuat masyarakat miskin tidak dapat lagi menjangkau dunia sekolah/pendidikan.
·         Kesehatan, seperti kita ketahui, biaya pengobatan sekarang sangat mahal. Hampir setiap klinik pengobatan apalagi rumahsakit swasta besar menerapkan tarif atau ongkos pengobatan yang biayanya melangit. Sehingga, biaya tak terjangkau oleh kalangan miskin.
·         Kekerasan, sesungguhnya kekerasan yang marak terjadi akhir-akhir ini merupakan efek dari pengangguran karena seseorang tidak mampu lagi mencari nafkah melalui jalan yang benar dan halal.

Menurut pendapat saya cara mengatasi kemiskinan di indonesia ada banyak cara tetapi saya akan menyebutkan 7 cara mengatasi kemiskinan di Indonesia yaitu dg cara:

  • ·         Menciptakan lapangan kerja  yang mampu  menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran. Karena pengangguran adalah salah satu sumber penyebab kemiskinan tersebar di indonesia
  • ·         Menghapuskan korupsi. Sebab korupsi adalah salah satu penyebab layanan masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal inilah yang kemudian menjadikan masyarakat tidak bisa menikmati hak mereka sebagai warga negara sebagaimana mestinya.
  • ·         Menggalakkan program zakat. Di indonesia, islam adalah agama mayoritas. Dan dalam islam ajaran akat diperkenalkan sebagai media untuk menumbuhkan pemerataan kesejahteraan diantara masyarakat dan mengurangi kesenjangan kaya-miskin. Potensi zakat di Indonesia, di tengarai mencapai angka satu triliun setiap tahunnya. Dan jika bisa dikelola dengan baik akan menjadi potesi besar bagi terciptanya kesejahteran masyarakat
  • ·         Menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok. Fokus program ini bertujuan menjamin daya beli masyarakat miskin atau keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhan pokok teutama beras dan kebutuhan pokok utama selain beras. Program yang berkaitan dengan fokus ini seperti:

1.       Persediaan cadangan beras pemerintah 1jt ton
2.       Stabilisasi atau kepastian harga komoditas primer
  • ·         Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar. Fokus program ini bertujuan untuk meingkatkan akses penduduk miskin memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan prasarana dasar \. Beberapa program yang berkaitan dengan fokus ini antara lain:

    1.       Penyediaan beasiswa bagi siswa miskin pd jenjang pendidikan dasar(SD) atau madrasah ibtidaiyah(MI) dan sekolah menengah pertama(SMP)/madrasah tsanawiyah(MTs);
                                                                  i.            Beasiswa miskin jenjang sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah(SMA/SMK/MA);
                                                                 ii.            Beasiswa untuk mahasiswa miskin dan beasiswa berprestasi;
                                                               iii.            Pelayanan kesehatan rujukan bagi keluarga miskin secara Cuma-Cuma dikelas III rumah sakit
  • ·         Menyempurnakan dan memeprluas cakupan program pembangunan berbasis masyarakat . program ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan optimalisasi pemberdayaan masyarakat di kawasan pedesaan dan perkotaan serta memperkuat penyediaan dukungan pengembangan kesempatan berusaha bagi penduduk msikin.
  • ·         Pelatihan budaya, motivasi usaha dan teknis manajemen usaha mikro.




Sumber: http//viniafriani.blogspot.com/2012/04/upaya-pemerintah-mengatasi-masalah.html

                 Adhiprawiraa.blogspot.com

Minggu, 29 Maret 2015

PENGALAMAN KULIAH SEMESTER 1

Assalamuallaikum WR.WB

Saya akan bercerita tentang pengalaman saya selama duduk di bangku perkuliahan Universitas Gunadarma yang dimulai dari semester satu hingga sekarang. Di awal masuk perkuliahan saya mengaku terlambat memasuki kelas dari jam yang sudah ditentukan oleh universitas yaitu jam 07.30 saya berjalan amat tergesah gesah dan saya sangat gelisah karena tidak ada satu orangpun yang saya kenal disana dan saat awal memasuki gedung kelas disitu saya kebingungan karena sebelumnya saya tidak mengenali gedung di uni. Gunadarma dari gedung 1 hingga gedung 4. Tapi sembari saya berjalan saya menemukan dua salahseorang teman yang sedang berjalan terburu buru lalu saya bertanya anda masuk di kelas berapa? Lalu mereka menjawab 1EB07 batin saya pas sekali ada teman yang juga terlambat memasuki kelas lalu akhirnya kami bertiga jalan bersamaan untuk memasuki kelas tersebut. Waktu saya memasuki kelas tersebut  banyak teman-teman yang sudah saling mengenal satu sama lain mereka saling bercerita, berkumpul, dan tertawa disitu saya merasa sangat terasingkan karena tidak ada satu orangpun yang saya kenal disana begitupun mereka teramat cuek terhadap teman baru yang mereka belum kenal.

Namun akhirnya teman yang duduk persis disebelah saya bersedia memperkenalkan dirinya dan mengajak berbicara sembari melontarkan beberapa pertanyaan tntang banyak hal. Setelah itu semakin seiring berjalannya waktu kita semakin dekat  kami sering jalan bareng, makan bareng, dan masih banyak hal yang sering kita lakukan bersama. Tidak hanya itu saja teman saya satu lagi yang pada saat itu saya kenal dengan panggilan Maya tidak lupa ikut serta dengan kita untuk sekedar berkumpul atau makan pada jam istirahat. Waktu terus berlalu kita bertigapun tidak hanya menghabiskan waktu saat jam istirahat saja, dikelaspun kita selalu bersama karena pada saat itu temn yang lain juga tidak bisa membaur. Waktu terus berjalan kita bersahabat tidak hanya bertiga saja kita kedaangan tiga teman lagi yang saat ini menjadi sahabat sekaligus keluarga untuk saya pribadi.

Setelah mata kuliah mulai intensif awalnya saya merasa semua mata kuliah di akuntansi sangat menyulitkan namun ternyata saya salah menilai semua mata kuliah di semester satu ini baru dasar dan pengantar saja semua bisa dipelajari jika saya mau bersungguh sungguh dan ternyata benar saya bisa mengikuti pelajaran dengan mudah. Namun disuatu ketika ada satu mata kuliah yang saya sendiri kurang memahami tetapi saya tidak khawatir bahwa teman teman disekitar saya siap membantu apapun kesulitan yang saya sedang hadapi dan merekapun mengajari saya hingga akhirnya saya bisa dan mengerti sehingga nilai yang saya dapatkan juga memuaskan.

Detik detik menjelang uts diawal semester satu ini sangat menegangkan karena baru pertama kalinya ujian di bangku perkuliahan pastinya sangat beda dibandingkan waktu di bangku sekolah.  Banyak ketakutan ketakutan yang saya khawatirkan nanti, saya teringat akan syara uts yang dijelaskan oleh salah seorang dosen bahwa bobot nilai di UTS sangat besar dan berpengaruh pada IPK nanti. Jika nilai saya di UTS dapat D maka sulit bagi saya mendapatkan IPK diatas 3.00 saya tidak ingin mengecewakan orangtua untuk yang kesekian kalinya sudah cukup banyak mereka menanggung rasa kecewa yang saya tanamkan untuk mereka. Harapan saya banyak dibangku kuliah ini selain untuk membahagiakan orangtua saya, saya juga ingin memperbaiki diri saya agar menjadi lebih baim dari yang sebelumnya agar semua orang bisa melihat bahwa saya juga mampu dan bisa menjadi sukses nanti. Lalu saya menyusun rencana dan strategi apa yang harus saya lakukan agar nilai UTS nanti minimal B/C. Saya mulai sharing dengan teman teman dan mereka menawarkan untuk belajar bersama selama seminggu sebelum UTS kita mengulang pelajaran pelajaran yang menurut kita masih sulit untuk difahami.  Seminggu berlalu ujian tengah semesterpun sudah didepan mata panitia membagikan kertas ujiannya sembari mereka membagikan kertas ujian saya melihat soal yang sudah diberikan dan ternyata semua yang saya pelajari kemarin tidak sia sia semua keluar di ujian tengah semester ini begitupun dengan hari hari selanjutnya. Namun di hari terakhir ujian sial menimpa saya, saya terlambat untuk ujian dan saya teringat peraturan ujian tidak boleh terlambat lebih dari 15 menit dan ternyata saya sampai disana 15 menit sebelum jam ujian habis saya langsung memasuki ruangan tanpa berfikir panjang dan akhirnya saya boleh masuk tetapi sangat disayangkan sekali waktu saya ingin menjawab waktupun telah usai saya belum semoat mengisi satupun jawaban karena pada saat itu semua soal akuntansi menyuruh kita untuk membuat jurnal dari jurnal umum hingga jurnal penutup. Perasaan saya campur aduk ingin berteriak dan menangis tapi percumah untuk apa saya melakukan itu toh semua udah terjadi dan berlalu saya hanya bisa berdoa dan pasrahkan semua sama tuhan. Yang saya takutkan hanya satu bagaimana nanti jika nilai akuntansi saya E bilang apa sama orangtua dan kalau mereka tahu bahwa anaknya yang selama ini mereka perjuangkan hanya bisa menyusahkan.  Setelah semuanya berlalu nilai ujianpun dibagikan perasaan rasanya ga karuan takut, cemas, tegang, dan sebagainya tapi saya berusaha untuk tenang dan positive thingking apapun nilai yang saya dapatkan harus saya syukuri karena itu semua berdasarkan kemampuan dan kerja keras saya sendiri bukan dengan bantuan oranglain bahkan untuk berbuat curangpun saya berfikir berkali kali sebelum saya melakukannya banyak resiko yang tak terduga, dari pada ada hal hal yang tidak diinginkan sebaiknya saya menghindari perbuatan itu. Nilai ujian satu persatupun keluar semua hasil yang didapat tidak semua memuaskan tetapi tidak banyak juga yang mengecewakan artinya semua memuaskan. Walaupun akuntansi harus remedial waktu itu.

Dan banyak pengalaman yg saya rasakan disemester ini saya tak henti hentinya untuk mengucap syukur kepada ALLAH SWT yang telah memberikan kelancaran, kemudahan untuk melalui ini semua. Saya rasa di semester satu kemarin , saya kurang maksimal tapi saya akan memperbaiki kesalahan-kesalahan saya di semester ke-2 , Insya Allah seberapapun beratnya perjalanan hidup kita namun ada kemudahan yang bisa kita capai namun sebelum kemudahan itu kita raih kita mendapatkan kesulitan yang mengajarkan bahwa berusaha itu indah. Sekian cerita pengalaman saya selama satu semester kemarin jika ada yang kurang berkenan di hati mohon dimaafkan ya. Sekian

Wassalamuallaikum WR.WB